Serba Serbi Metode Observasi

SERBA SERBI METODE OBSERVASI
 




Ada enam faktor potensial rater errors, yaitu:

1. Error of leniency
Merupakan karakter seseorang yang memiliki kecenderungan mengevaluasi dan memberikan penilaian positif secara ekstrem kepada orang lain. Seorang penilai yang memiliki karakter seperti ini tidak dapat berperilaku objektif dan akan bersikap tidak adil karena yang buruk pun terlihat baik. Antara yang baik dan yang buruk mendapat nilai yang sama.


2. Error of central tendency
Merupakan satu bentuk kesalahan dimana pengamat tidak berani untuk memberikan penilaian sangat baik atau sangat kurang, sehingga pengamat tersebut menilai suatu aitem dalam daftar pada gradasi cukupan. Inti error of tendency adalah keengganan ekstrem memberikan nilai pada kontinum yang digunakan dalam skala penilaian. Rating menyatakan adanya kecenderungan untuk lebih memilih penilaian dalam arah rata-rata dan untuk menghindari ekstrim hukum.

Eror ini merupakan kecenderungan seseorang untuk menghindari penilaian yang bersifat ekstrem dan cenderung menilai orang lain sebagai rata-rata atau netral. Central tendency biasanya dapat dikurangi dengan cara tidak memberikan pilihan yang mengandung nilai tengah dalam sistem penilaian. Apabila pilihannya adalah sangat baik, baik, cukup, buruk, dan sangat buruk, penilai yang memiliki kemungkinan central tendency akan mengarah pada nilai cukup.


3. Hallo effect
Halo efek merupakan kesan pertama yang akan mempengaruhi tanggapan berikutnya yang akan diperoleh dalam suatu relasi. Halo efek yang merujuk ke bias kognitif dimana persepsi sifat tertentu dipengaruhi oleh persepsi dari traits ke interpretasi. Observer membiarkan dirinya terpengaruh oleh penilaiannya terhadap satu maupun dua sikap atau sifat yang dinilai sangat baik atau sangat kurang, sehingga penilaiannya terhadap aitem-aitem lain cenderung jatuh pula pada gradasi sangat baik atau sangat kurang. Satu atau dua kesan baik atau buruknya seseorang menjadikan dasar untuk menyimpulkan keseluruhan kualitas orang tersebut.

4. Error of logic
Yaitu eror yang menyebabkan observer dalam keadaan tidak mampu menangkap maksud-maksud dari aitem-aitem dalam daftar, kemudian mengartikannya menurut interpretasinya sendiri.


5. Error of contrast
Merupakan kecenderungan menilai orang lain dengan cara membandingkan mereka dengan orang yang belakangan dinilai. Jika beberapa atau satu orang yang dinilai terakhir buruk prestasinya, prestasi yang biasa-biasa saja dapat terlihat luar biasa. Sebaliknya, apabila mereka yang dinilai terakhir sangat luar biasa, prestasi yang luar biasa pun bisa kelihatan biasa-biasa saja.


6. Proximity error
Merupakan suatu bentuk penialian yang bersifat positif terhadap seseorang karena adanya perasaan bahwa mereka memiliki beberapa kesamaan karakteristik.

No comments for "Serba Serbi Metode Observasi"

Berlangganan via Email