Komunikasi Massa

Teori Psikologi
"KOMUNIKASI MASSA"


Definisi Komunikasi Massa

Secara harafiah komunikasimassaberasal dari kata komunikasi dan massa. Komunikasi dapat dipahami sebagai proses penyampaian pesan, ide, atau informasi kepada orang lain dengan menggunakan sarana tertentu guna mempengaruhi atau mengubah perilaku penerima pesan.Massa sendiri berarti orang banyak atau sekumpulan orang, kelompok, kerumunan, publik.

Komunikasi Massa adalah (ringkasan dari) komunikasi melalui media massa atau komunikasi kepada banyak orang (massa) dengan menggunakan sarana media massa. Media massa tersebut dapat berupa media cetak, seperti surat kabar dan non cetak, seperti radio, TV maupun internet.

Komunikasi massa merupakan komunikasi melalui media massa maupun sebuah pidato atau penyampaian informasi di hadapan sejumlah orang banyak.Werner I. Severin dan James W. mengemukakan komunikasi massa sebagai sebagian keterampilan, seni, dan sebagian ilmu. Joseph A. Devito mengemukakan bahwa komunikasi massa merupakan komunikasi yang ditujukan pada massa, kepada khalayak orang banyaknya yang disalurkan oleh pemancar-pemancar audio dan visual. Selain itu, Joseph R. D. juga mengemukakan bahwa komunikasi massa merupakan suatu proses dimana suatu organisasi yang kompleks dengan bantuan satu atau lebih mesinmemproduksi dan mengirimkan pesan kepada khalayak yangbesar, heterogen, dan tersebar.Komunikasi massa sebagai suatu jenis komunikasi yang ditujukan pada khalayak yang tersebar, heterogen dan anonym melalui media cetak atau elektronik sehingga pesan yang sama dapat diterima secara serempak dan sesaat.


Karakteristik dan Fungsi Komunikasi Massa

1. Komunikasi massamemiliki karakteristik dan fungsi khusus yang disebabkan oleh sifat-sifat komponennya. Adapun karakteristik komunikasi massa, yakni:

a) Komunikasi massa berlangsung satu arah.
Pada komunikasi massa tidak terdapat arus balik dari komunikan dari komunikator, dalam hal inikomunikator tidak mengetahui tanggapan para komunikan terhadap pesan atau berita yang disiarkan.Sebagai konsekuensi dari situasi komunikasi seperti ini, komunikator perlu melakukan perencanaan dan persiapan sedemikian rupa sehingga pesan yang disampaikannya kepada komunikan harus komunikatif.

b) Komunikator pada komunikasi massa melembaga.
Media massa sebagai saluran komunikasi massa merupakan lembaga, yakni suatu institusi atau organisasi, sehingga komunikator harus melembaga. Komunikator pada komunikasi massa, misalnya wartawan surat kabar atau penyiar televisi karena menggunakan media yang dipergunakan adalah suatu lembaga, maka dalam menyebarluaskan pesan, komunikator bertindak atas nama lembaga sejalan dengan kebijaksanaan surat kabar dan stasiun televisi yang diwakilinya. Sebagai konsekuensi dari sifat komunikator yang melembaga ini adalah peranannya harus ditunjang oleh bantuan orang lain dalam proses penyampaiannya..

c) Pesan pada komunikasi massa bersifat umum.
Pesan yang disampaikan melalui media massa bersifat umum karena ditujukan kepada umum dan mengenai kepentingan umum. Jadi tidak ditujukan kepada perseorangan atau sekelompok orang tertentu.

d) Media komunikasi massa menimbulkan keserempakan.
Karakteristik lain dari media massa adalah kemampuannya untuk menimbulkan keserempakan pada pihak khalayak dalam menerima pesan-pesan yang disebarkan. Misalnya pesan yang disampaikan melalui radio, televisi, film maupun pidato.

e) Komunikan komunikasi massa bersifat heterogen.
Komunikan atau penerima informasi dalam komunikasi massa bersifat heterogen. Hal ini dikarenakan, komunikasi massa menyampaikan pesan secara umum pada seluruh masyarakat, tanpa membedakan suku, ras dan usia. Masyarakat yang menerima pesan ini beragam karakter psikologi, usia, tempat tinggal, adat budaya, strata sosial dan agamanya.

f) Umpan balik tertunda.
Umpan balik merupakan wujud respon komunikan dari pesan yang di sampaikan oleh komunikator. Umpan balik dalam komunikasi massa bersifat tertunda, dalam arti umpan balik yang disampaikan oleh komunikan tidak langsung diterima oleh komunikator. Misalnya, sebuah tayangan kekerasan disiarkan oleh salah satu stasiun televisi di Indonesia. Dalam psikologi disebutkan, respon yang di terima masyarakat terdiri dari mendukung atau menolak tayangan tersebut.Pro dan kontra ini tidak dapat di sampaikan secara langsung saat program tayangan kekerasan tersebut sedang di siarkan.Butuh waktu untuk menyampaikan pesan. Penyampaian pesan ini dapat berupa kritik terhadap tayangan tersebut melalui surat pembaca di media massa dan lain sebagainya.

g) Mengutamakan unsur isi daripada hubungan.
Komunikasi masa lebih mengutamakan isi daripada hubugan karena pesannya melalui media.


Adapun fungsi dari komunikasi massa, yakni:
Harold D. Lasswell, pakar komunikasi mengemukakan pendapatnya mengenai fungsi komunikasi dalam masyarakat menunjukkan tiga fungsi, yaitu:
a)    Pengamatan terhadap lingkungan, penyingkapan ancaman dan kesempatan yang mempengaruhi nilai masyarakat dan bagian-bagian unsur di dalamnya.
b)    Korelasi unsur-unsur masyarakat ketika menanggapi lingkungan.
c)    Penyebaran warisan sosial.


Apabila komunikasi ditinjau dalam arti yang lebih luas, tidak hanya diartikan sebagai pertukaran berita dan pesan, tetapi sebagai kegiatan individu dan kelompok mengenai tukar-menukar data, fakta, dan ide, maka fungsinya dalam tiap sistem sosial menurut Sean Macbride adalah sebagai berikut:
a)    Informasi: pengumpulan, penyimpanan, pemrosesan, penyebaran berita, data, gambar, fakta dan pesan, opini dan komentar yang dibutuhkan agar orang dapat mengerti dan bereaksi secara jelas terhadap kondisi internasional, lingkungan, dan orang lain untuk mengambil keputusan yang tepat.
b)    Sosialisasi: penyediaan sumber ilmu pengetahuan yang memungkinkan orang bersikap dan bertindak sebagai anggota masyarakat yang efektif yang menyebabkan ia sadar akan fungsi sosialnya sehingga dapat aktif dalam masyarakat.
c)    Motivasi: menjelaskan tujuan setiap masyarakat jangka pendek maupun jangka panjang, mendorong orang menentukan pilihannya dan keinginannya, mendorong kegiatan individu dan kelompok berdasarkan tujuan bersama yang akan dicapai.
d)    Perdebatan dan diskusi: menyediakan dan saling menukar fakta yang diperlukan untuk memungkinkan persetujuan atau menyelesaikan perbedaan pendapat mengenai masalah publik, menyediakan bukti yang relevan yang diperlukan untuk kepentingan umum agar masyarakat lebih melibatkan diri dalam masalah yang menyangkut kegiatan bersama di tingkat internasional, nasional dan, local.
e)    Pendidikan: pengalihan ilmu pengetahuan sehingga mendorong perkembangan intelektual, pembentukan watak, dan pendidikan keterampilan serta kemahiran yang diperlukan pada semua bidang kehidupan.
f)    Memajukan kebudayaan: penyebarluasan hasil kebudayaan dan seni dengan maksud melestarikan warisan masa lalu, perkembangan kebudayaan dengan memperluas horizon seseorang, membangun imajinasi dan mendorong kreativitas serta kebutuhan estetikanya.
g)    Hiburan: penyebarluasan sinyal, simbol,suara ,dan citra dari drama, tari, kesenian, kesusastraan, musik, komedi, olah raga, permainan dan sebagainya untuk rekreasi dan kesenangan kelompok dan individu.
h)    Integrasi: menyediakan  bagi bangsa, kelompok, dan individu kesempatan memperoleh berbagai pesan yang diperlukan agar saling mengenal dan mengerti serta meghargai kondisi, pandangan, dan keinginan orang lain.


Selain itu, Yoseph R. Dominik  juga mengemukakan beberapa pendapat mengenai fungsi komunikasi massa, yakni:
a)    Pengawasan
•    Pengawasan peringatan, yakni pengawasan yang terjadi jika media menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai suatu ancaman bencana alam, kondisi ekonomi yang mengkhawatirkan, meningkatnya inflasi atau serangan militer.
•    Pengawasan instrumental, yakni jenis pengawasan yang juga berkaitan dengan penyebaran informasi yang berguna bagi kehidupan sehari-hari. berita tentang film yang dipertunjukkan di bioskop, harga barang kebutuhan di pasar, produk-produk baru, dan lain-lain adalah contoh pengawasan instrumental.

b)    Interpretasi
Media massa tidak hanya menyajikan fakta dan data, tetapi juga informasi beserta interpretasi mengenai suatu peristiwa tertentu.Fungsi interpretasi seringkali mendapat perhatian dari pejabat pemerintah, tokoh politik, dan pemuka masyarakat karena sering bersifat kritik terhadap kebijakan pemerintah.

c)    Hubungan
Media massa mampu menghubungkan unsur-unsur yang terdapat di dalam masyarakat yang tidak bisa dilakukan secara langsung oleh saluran perseorangan. Fungsi hubungan ini sangat berpengaruh kepada masyarakat sehingga dijuluki “publicmaking” ability of the mass media atau kemampuan membuat sesuatu menjadi umum. Hal ini erat kaitannya dengan perilaku seseorang, baik positif maupun negatif, yang apabila diberitakan oleh media massa, maka segera diketahui oleh seluruh lapisan masyarakat.

d)    Sosialisasi
Sosialisasi bagi Dominick merupakan transmisi nilai-nilai yang mengacu pada cara-cara di mana seseorang mengadopsi perilaku dan nilai-nilai dari suatu kelompok. Media massa menyajikan penggambaran bagi masyarakat dengan membaca, mendengarkan, dan menonton maka seseorang mempelajari bagaimana khalayak berperilaku dan nilai-nilai apa yang penting.

e)    Hiburan
Sama seperti yang dikemukakan oleh MacBride bahwa fungsi komunikasi massa dapat menghibur, sebagai rekreasi, dan sebagai kesenangan individu maupun kelompok.

No comments for "Komunikasi Massa"

Berlangganan via Email