Klasifikasi Intellectual Disability

Klasifikasi Intellectual Disability



Heward, 2013; Hallahan, Kauffman, dan Pullen, 2012 menjelaskan bahwa klasifikasi intellectual disability berkaitan erat dengan konstruksi kecerdasan dan perilaku adaptif. Berikut klasifikasi intellectual disabilty berdasarkan skor IQ:

LEVEL IQ SCORE
Mild 50-70
Moderate 35-50
Severe 20-35
Profound <20

Selama bertahun-tahun, siswa penyandang intellectual disability diklasifikasikan sebagai siswa intellectual disability mampu didik (Educable Mentally retarded/EMR) atau intellectual disability mampu latih (Trainable Mentally retarded/TMR). Istilah-istilah tersebut merujuk pada intellectual disability mild dan intellectual disabilty moderate dan masih bisa diterima dalam dunia pendidikan umum. Namun, penggunaan istilah EMR dan TMR dianggap tidak pantas karena istilah ini menyiratkan bahwa individu yang memiliki karakteristik tersebut akan memiliki pretasi yang terbatas. Sedangkan, untuk intellectual disability severe dan profound sering ditolak dalam pendidikan umum (Heward, 2013).

Pada perilaku adapatif tergambarkan bahwa individu memiliki ketidakmampuan atau kesulitan yang berkaitan dengan area-area keterampilan berikut Gargiulo (2010):
Area keterampilan dan  Contoh perilaku:
1. Konseptual
a. Bahasa (reseptif dan ekspresif)
b. Membaca dan menulis
c. Konsep uang
d. Pengarahan diri
2. Sosial
a. Interpersonal
b. Tanggung jawab
c. Harga diri
d. Mudah tertipu (kemungkinan ditipu atau dimanipulasi)
e. Naif
f. Mengikuti aturan
g. Mematuhi hukum
h. Menghindari untuk menjadi korban kekerasan
3. Praktis
Aktivitas sehari-hari
a. Makan
b. Transfer/ mobilitas
c. Buang air besar dan kecil
d. Berpakaian
Kegiatan Instrumental hidup sehari-hari:
a. Menyiapkan makanan
b. Membersihkan rumah
c. Transportasi
d. Minum obat
e. Manajemen keuangan
f. Penggunaan telepon
Keterampilan kerja
Menjaga lingkungan yang aman

No comments for "Klasifikasi Intellectual Disability"

Berlangganan via Email